Ini sebenernya sekalian nyimpen link video tsb untuk keperluan pribadi, hehee. Siapa tahu besok butuh & mungkin lupa, jadi kan tinggal cari di blog sendiri nggak usah browsing kelamaan :) .
Rabu, 28 November 2012
Membuat Diagram Pareto dengan Ms. Excel 2007
0Mungkin Karena Faktor K : Kangen
3D:"mau kemana? makan?" (ngobrol sambil terus nonton tv)
T:"makan apa, ini bawa laptop gini masak mau makan?" (sambil nunjukin tas gendongannya dan tas laptop di tangan)
D: "oooh.. (baru nyadar kalo si T bawa2 tas)
T: (jalan sambil lalu dengan muka agak kusut) "sedih nih banyak tugas"
D: (sambil senyum) "nanti ada masanya kamu bakal kangen saat-saat seperti itu"
T: "iya sih" (kemudian nengok sambil senyum)
iya, kangen kalian ... :)
Senin, 24 September 2012
Mengenal: Kerja Bangku
4Materi lebih lengkap mengenai kerja bangku bisa diunduh --> di sini.
Tips: Praktek Kerja Lapangan (PKL) a.k.a Kerja Praktek (KP)
2Minggu, 27 Mei 2012
Jumat, 30 Desember 2011
Mengenal Riset Operasi (Operational Research): Materi Kuliah Semester 3
0Kamis, 18 Agustus 2011
Bismillahirrohmanirrohiim
2Fainnama’al ‘usri yusro.. innama’al ‘usri yusro…
"Sesungguhnya bersama dengan kesulitan, ada kemudahan.. bersama dengan kesulitan, ada kemudahan.."
(Al-Insyirah : 6-7)
“….Karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kebaikkan yang banyak padanya.”
(An-Nissa:19)
"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’ "
(Al Baqarah : 45)
"Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar."
(Al-Baqarah : 153)
Istirahat sejenak dan mengurangi intensitas kemunculan di social media. Untuk sebuah tanggungjawab terhadap banyak pihak. Bismillahirrohmanirrohiim, semoga tugas akhir saya berkah. Aamiin :)
Rabu, 06 Juli 2011
Mengenal Safety Plan (Program Pengelolaan Keselamatan)
0- - untuk melakukan studi dan/ atau analisis mengenai dampak tidak dipenuhinya standar dan ketentuan pengoperasian.
- - untuk mendapatkan alternatif pemecahan masalah dalam rangka menjamin tingkat operasi
- - untuk memperkirakan efektivitas masing-masing alternatif pemecahan masalah keselamatan sebagaimana dimaksud pada huruf b di atas.
- - untuk membuat rekomendasi perubahan atau pembatasan prosedur operasi atau pembatasan kapasitas atau hal-hal lain terkait dengan tidak dipenuhinya standar dan ketentuan pengoperasian.
- - mengidentifikasi target keselamatan yang harus dipenuhi untuk memastikan keselamatan operasi.
- - Tujuan : merupakan tujuan dari pembuatan program pengelolaan keselamatn (safety plan)
- - Latar belakang : berisi latar belakang dibuatnya safety plans berdasarkan keadaan saat ini.
- - Penilaian resiko (risk assessment) : merupakan proses identifikasi hazard, analisa, dan eliminasi dan/ atau mitigasi pada tingkat yang dapat diterima terhadap risiko yang mengancam operasional bandar udara. Penilaian resiko bertujuan untuk mencari keseimbangan alokasi sumber daya terhadap segala resiko dan pengendalian serta mitigasinya. Dalam manajemen resiko ditentukan terlebih dahulu probabilitas resiko dan keparahan (severity) / konsekuensi resiko. Hazard merupakan kondisi, objek atau kegiatan yang berpotensi menimbulkan cidera kepada personil, kerusakan perlengkapan atau struktur, kerugian material atau berkurangnya kemampuan untuk melaksanakan suatu fungsi. Keparahan (severity) adalah kemungkinan konsekuensi dari situasi bahaya, dimana sebagai patokan adalah situasi terburuk yang mungkin terjadi.
- - Mitigasi : adalah suatu tidakan untuk menghilangkan potensi bahaya atau mengurangi probabilitas atau tingkat resiko. Ada 3 strategi dalam melaksanakan mitigasi, yaitu: yang pertama penghindaran, adalah operasi atau kegiatan pada area tersebut dibatalkan karena resikonya lebih besar daripada keuntungannya. Yang kedua pengurangan, yaitu frekuensi dari operasi atau kegiatan dikurangi, atau diambil tindakan untuk mengurangi tingkat konsekuensi dari risiko yang dapat diterima. Sedangkan yang terakhir pemisahan, merupakan tindakan yang diambil untuk mengisolasi efek resiko atau menerapkan perlindungan berlapis untuk mengurangi tingkat resiko. Dalam mitigasi terdapat 3 defences yang dapat diterapkan: 1. teknologi, 2. training, dan 3. regulasi/ prosedur
- - Pemantauan (monitoring) : Ketika perubahan dilakukan dengan menempatkan defences tersebut, maka harus dipastikan bahwa perubahan tersebut tidak membawa hazard baru, dan defences bekerja sebagaimana mestinya. Monitoring dan reviewing dilakukan untuk melihat apakah defences sudah benar-benar dapat berjalan sehingga probabilitas menjadi berkurang.
- - Kesimpulan
Sabtu, 02 Juli 2011
Customer Relationship Management (CRM)
1Jumat, 24 Juni 2011
E-Commerce
0Rabu, 25 Mei 2011
OSHA
0- * administrative: Hazard communication, OSHA recordkeeping
- * electrical: grounding, insulating mats
- * explosives: blasting agents, explosives
- * fire: fire doors, fire protection, flammable gases and dusts, flammable liquids
- * hazardous operations: abrasive blasting, abrasive grinding, belt sanding, boilers, compressed gasses and air, elevators and man movers, excavation, fans, pressure vessels, process safety, revolving drums,spray finishing and painting, storage areas, welding and cutting, woodworking
- * industrial hygiene: air contamination, blood-borne pathogenes, heat, lighting, noise, radiation, toxic materials, ventilation
- * life safety: aisles and passagesways, emergency action plans, excits
- * machine hazards: band and cutoff saws, guarding, mechanical power presses, power transmission, radial saws
- * materials handling: chains, cables, ropes, hooks, cranes and hoists, dockboards, and forklift trucks
- * medical services: first aids and physical exams
- * personnel protection: eye, face and head, foot, hand, personnel protective equipment, and respiratory
- * sanitation: drinking water, lunch rooms, toilets, trash, washing facilities
- * tool hazards: circular saws, hand tools, pneumatic tools, portable abbrasive wheels
- * working surfaces: confined spaces, floor condition, floor openings and railings, housekeeping, ladders and toeboards, and stairs.
- * dan subjek standard yang dibicarakan lebih lanjut dalam Safety Documentation pada bab Pengenalan.
Senin, 21 Februari 2011
KKN
0Kamis, 26 Agustus 2010
A Trip 2 Cepu
3After a long.. long.. time didn’t write any note on all of my blogs, now it’s time to come back and share just a ‘little’ piece of my life. Not too much, just a 'little'.
Inilah kota dimana kurang lebih dua bulan yang lalu saya bersama dua orang teman memutuskan mendaftarkan diri untuk kerja praktek di Pusdiklat Migas. Saya sendiri pada saat membuat surat ijin KP sama sekali tidak ada gambaran tentang kota ini. Yang saya tahu saat itu hanyalah : 1. Cepu, kampung halaman teman saya lainnya yang kebetulan tidak satu rombongan KP dengan kami. 3. Cepu, daerah di luar kota semarang. 3. dari semarang dapat ditempuh tiga sampai empat jam perjalanan dengan kendaraan.
Sudah itu saja. Kenapa? Karena saat itu yang saya pikirkan adalah saya ingin melakukan kerja praktek di luar kota Semarang. Tidak terlalu jauh dari semarang, sehingga jika terjadi sesuatu yang tidak beres dengan data saya, paling tidak masih satu pulau dan bisa dijangkau. Begitu pikiran simpel saya.
Malangnya, setelah surat terkirim dan kami mendapat balasan dari pihak Pusdiklat Migas, ternyata kami diterima KP bulan September :( . Itu artinya kami harus bolos kuliah selama satu bulan. Yah, meskipun hari kerja kami nantinya hanya sampai Jumat dan tiap Sabtu kami masih bisa mengikuti kuliah di kampus Tembalang, Semarang. Kondisi ini tetap membuat kami harus berurusan dengan dosen. Ya, masalah perijinan. Padahal menurut aturan di kampus kami, maksimal absen per 3 bulan adalah 2X. Terlebih masih ada praktikum yang menunggu :( . FYI : sampai saat ini kami belum mengurus masalah perijinan ini..... (agak membebani pikiran sebenarnya, karena beberapa waktu yang lalu saya sempat berurusan dengan dosen berkaitan dengan masalah waktu, dan itu sangat tidak mengenakkan).
Jika dilihat pada peta, jarak Semarang - Cepu (Blora) hanya beberapa cm. Gambaran saya waktu itu setelah mendapat beberapa informasi dari teman-teman yang katanya di sana juga ada penghasil minyak, paling tidak kota ini tidak terlalu berbeda dengan kota tempat tinggal saya selama ini. Perkiraan saya waktu itu yaa paling tidak ada satu atau dua tempat wisata atau jalan-jalan yang menyenangkan di sana.
Akhirnya, tepat sehari sebelum puasa Ramadhan 1431H, kami bertiga memutuskan untuk berangkat ke kota Cepu menggunakan alat transportasi umum, kereta api. Waktu itu kami memilih kereta dengan keberangkatan Semarang - Cepu paling pagi. Tujuannya adalah untuk mengejar shalat tarawih dan sahur hari pertama di rumah masing-masing. Pukul 4 pagi saya bangun, mempersiapkan semua keperluan, menunggu adzan subuh dan shalat, lalu pukul 5 menelepon taksi menjemput di rumah kos untuk mengantar ke stasiun. Sampai di stasiun sudah ada seorang teman yang mengantri untuk membelikan saya tiket.
Pukul 05.50 kereta berangkat.
10-AGUST-2010
FEEDER
Dimulai dengan sisi lain kota Semarang yang tidak pernah saya perhatikan sebelumnya, air menggenang dimana-mana dan sampah menggunung menjadi pemandangan di kanan kiri kereta. Makin ke timur .. keluar dari kota Semarang.. sawah-sawah mulai banyak terlihat .. rumah-rumah joglo dengan pintu rendah yang lebar dan halaman luas.. kebun-kebun jagung yang luas.. melewati stasiun-stasiun kecil yang dipenuhi oleh pedagang-pedagang nasi pecel hangat. Akhirnya sampai juga kami di kota Cepu.09.30.
Ya, Cepu. Inilah. Tipikal kota kecil yang sepi. Ditambah dengan panasnya (sebuah pembelajaran untuk saya agar lebih bersyukur lagi tinggal di kota Semarang). Tujuan kami pergi ke Cepu saat itu adalah untuk mencari tempat kos sebagai tempat tinggal kami bulan September nanti, sekalian menengok lokasi Pusdiklat Migas. Berbeda dengan saya yang sama sekali belum tahu apa-apa tentang wilayah ini, 2 teman saya masing-masing memiliki saudara yang tinggal di Cepu dan sudah sering ke kota ini. Hanya 3 jam kami berada di kota Cepu. Mampir di rumah saudara teman saya sebentar,ngobrol-ngobrol, keliling, menemui teman saya lainnya yang kebetulan dapet jatah KP bulan Agustus di sana,beli minum, dan setelah tempat kos didapat, kami segera pulang.
10-AGUST-2010
BLORA JAYA
Dalam perjalanan pulang saya terkesan dengan sebuah keluarga yang juga naik kereta tepat duduk di kursi belakang saya. Seorang ayah, seorang bunda, seorang anak perempuan berusia sekitar sembilan tahun, seorang anak laki-laki berusia sekitar 5 tahun dan seorang anak perempuan berusia sekitar 6 bulan ( sedang lucu-lucuunya! :). Keluarga muslim yang sangat harmonis. Hmm..bukannya keluarga orangtua saya tidak harmonis, tetapi senang rasanya masih bisa melihat sebuah keluarga yang sangat Islami di jaman yang seperti ini. Sang ibu yang mengenakan jilbab Islami, sang ayah yang senantiasa menjaga pandangannya namun tetap ramah dan bersahabat, sang anak perempuan yang juga mengenakan jilbab (bahkan yang berusia 6 bulan! Subhanallah :). Hal yang membuat saya terkesan adalah saat si anak perempuan membeli dua porsi mie instan yang ditawarkan oleh penjual di kereta. Saat itu saya tahu anak perempuan itu sedang lapar dan ingin makan, tetapi yang dilakukannya saat mie instan pertama telah selesai dibuat adalah dia memberikan makanan itu kepada orang tuanya terlebih dahulu. Dia bahkan masih sempat memikirkan kedua orangtuanya meskipun sebenarnya sangat menginginkan. Sungguh sesuatu yang sederhana. Tetapi dari sesuatu yang sederhana dan tidak dibuat-buat seperti itulah saya seringkali terkesan dengan orang. Sekali lagi, bukannya di dalam keluarga saya tidak seperti itu, tetapi tahun-tahun belakangan ini saya melihat kondisi yang sebaliknya terjadi di masyarakat. Mungkin memang orangtua sebaiknya mengalah kepada sang anak, tetapi alangkah akan terlihat sangat manis jika kita gantian mengalah dan berkorban (meskipun sedikit) kepada orang tua? Salah satu yang menjadi pertimbangan adalah kapan lagi kita akan membalas semua yang diberikan oleh orang tua kepada kita? Jadi, meskipun mungkin itu hanya hal-hal kecil, lakukanlah! Tidak perlu orang tua kita tahu, tidak perlu orang lain tahu. Yang terpenting adalah niat kita dan realisasinya.
Semarang.
Rumah.17.00
Nothing special, but i just wanna make my hand accustomed in writting.
Semoga semuanya berjalan lancar dan berakhir dengan baik.
Sabtu, 12 Juni 2010
ARISA : 2nd Day
1
Bagian ini ternyata yang memproduksi barang-barang yang terbuat dari plastik. Campuran bahan kimia dimasukkan ke dalam mesin molding, kemudian operator memasukkan entah kode atau instruksi apa ke mesin dan tidak lama kemudian muncullah barang-barang plastik, seperti: balok-balok plastik mainan anak, cam (komponen DVD), tutup botol plastik, dll. Seorang pekerja duduk di samping mesin molding untuk melakukan pengecekan terhadap seluruh plastik hasil produksi mesin molding (satu-persatu!). Memastikan produk plastik untuk tidak terlalu melengkung, jumlah partnya lengkap, bentuknya sempurna, dll. Setelah itu masih ada lagi pengecekan kualitas pada produk plastik tadi dari pihak QA dengan pemeriksaan dimensi, visual, maupun berat. Ini bisa dilakukan dengan menggunakan bantuan alat ukur calliper, mistar dan timbangan. Metode pengambilan sampel yang digunakan oleh bagian QA adalah AQL, yaitu sebanyak 13 buah untuk 1 shiftnya (ada 3 shift di bagian molding). Seorang pekerja bagian QA akan membuat report untuk hasil pengecekan kualitas per shift setiap harinya.
Menarik sekali melakukan kunjungan perusahaan seperti ini. Banyak pengetahuan yang didapat dan dari kunjungan – kunjungan seperti inilah saya jadi merasa lebih menghargai banyak hal. Bukan hanya menambah pengalaman, tetapi dengan kunjungan – kunjungan seperti inilah pengetahuan saya bukan hanya bertambah, tetapi saya malah makin merasa sangat banyak sekali ilmu di luar sana yang masih belum saya ketahui. Dan masih banyak hal menarik di luar sana yang siap untuk dipelajari, jika kita mau. Keanekaragaman yang sangat indah. Coba saja kalau sejak kecil kita diperkenalkan dengan hal-hal seperti ini, tentu cita-cita anak-anak kecil tidak akan melulu menjadi dokter, polisi, dll. Jika mereka diberikan banyak masukan dan pilihan, saya pikir akan banyak hal menarik lain yang siap untuk digeluti. Sekarang tinggal bagaimana cara kita mempersiapkannya. (ah,,, ceritanya jadi ngelantur kemana-mana nih..gapapa deh :p)Ayo.. ayooo.. pabrik mana lagi yang mau dikunjungi ?? hahaa.. i’m so interest!! Sure!
thanks to: Pak B.A, Bu Tarmi, Pak Juni & smw operator gd. C, G & P
Kamis, 10 Juni 2010
ARISA : 1st day
4
Pada tanggal 9 Juni 2010 lalu, akhirnya saya melakukan kunjungan ke PT. ArisaMandiri Pratama. Sesuai dengan surat ijin penelitian yang saya dapatkan dari pihak perusahaan. Lokasi pabrik yang terletak di jalan raya karangawen km.20 semarang ini membuat saya memerlukan waktu sekitar 1 jam untuk sampai ke sana dari rumah. Beruntung sekali saya, sebab pada perusahaan ini jam kerja dimulai pukul 8.30. Tujuan saya melakukan kunjungan ke perusahaan tersebut adalah untuk memperoleh data sebagai bahan menyelesaikan tugas besar mata kuliah Advance Statistical Process Control. Sesampainya di sana, saya langsung menuju pos satpam dan menyerahkan kartu identitas untuk ditukar dengan co-card tamu yang harus saya pakai selama berada di dalam lokasi pabrik. Kemudian saya di arahkan ke bagian front office untuk menemui pihak HRD. Setelah pihak HRD mempelajari penjelasan dan surat ijin yang sudah saya masukkan beberapa hari sebelumnya, akhirnya saya ditempatkan di bagian Quality Assurance Electronic : Assembly Line 3.Dari bagian depan, pabrik ini terlihat tidak terlalu luas. Tetapi begitu melihat lebih lanjut ke dalam, ternyata pabrik ini sangat besar. Gedung produksinya saja sudah mencapai 18 buah (diberi nama dari huruf A hingga R). Sepengetahuan saya, gedung C untuk proses pembuatan komponen-komponen yang terbuat dari plastik dengan menggunakan alat molding, seperti: mainan balok plastik anak-anak, tutup botol plastik, komponen cam untuk DVD, dll. Gedung G juga dipergunakan untuk pembuatan komponen dari plastik dengan proses molding, tetapi produk yang dihasilkan di sini berbeda, dari pengamatan yang telah saya lakukan di gedung inilah diproduksi komponen CD Tray, Mainframe DVD,dll. Masing-masing gedung memiliki kegiatan yang berbeda-beda. Kebetulan saat itu saya melakukan survei di gedung P, yaitu gedung paling ujung.
Dengan ditemani Ibu Tarmi dari bagian HRD, kami menuju gedung P dengan jalan kaki. Selama perjalanan itulah saya diberitahu bahwa perusahaan sedang mencoba menerapkan 5R (resik, rapi, ringkas ,r , r maap lupa :p) . Sebagai salahsatu bentuk penerapannya yang saya lihat pada waktu itu adalah dengan dibuatnya jalur khusus untuk mereka yang jalan kaki menuju lokasi pabrik. Di sekitar gedung – gedung pabrik yang ada telah dibuat garis kuning di bahu jalan, dan menurut aturan, pejalan kaki tidak diperbolehkan melewati garis kuning tersebut. Saya lihat penerapannya memang baik, berdasar pengamatan saya ini bermanfaat untuk mencegah terjadinya kecelakaan sebab di tempat itu banyak forklift yang digunakan untuk mengangkut barang-barang. Beberapa pekerja memanfaatkan sepeda sebagai alat transportasi untuk berpindah dari satu gedung ke gedung lainnya. Sebab, berdasarkan hasil perhitungan saya sendiri (kira-kira), jarak antara pagar masuk di depan dengan gedung paling ujung (gedung P) ada sekitar 1300 langkah kaki ( 1000 meter mungkin).
Di gedung P, saya dipertemukan dengan Bapak Budi Arianto bagian QA Electronic. Sebagai informasi saja, Pak Budi (Pak B.A. panggilannya) ini adalah seorang lulusan Teknik Elektro yang bekerja di bagian Quality Assurance. Kemudian saya menjelaskan tujuan pelaksanaan survei ke pabrik tersebut kepada beliau. Dan selanjutnya saya diajak keliling melihat pelaksanaan proses assembly di line 3 sekaligus dijelaskan mengenai proses pengontrolan kualitas yang dilaksanakan di bagian tersebut. Assembly line 3 melakukan assembly untuk produk DVD. Menarik sekali karena untuk pertama kalinya saya melihat secara langsung proses perakitan DVD. Terlebih para pekerjanya yang ramah-ramah memberikan senyum saat saya melihat proses perakitan itu. Prosesnya dibagi menjadi 3 bagian yaitu proses perakitan untuk sub assy front pannel, sub assy touch up, serta sub assy mechanic. Untuk tiap stasiun kerja ( 1 stasiun kerja 1 pegawai), dilakukan pemeriksaan kualitas hasil kerja dari stasiun kerja sebelumnya. Jika terjadi kekeliruan, benda kerja akan dikembalikan ke stasiun kerja sebelumnya yang berkaitan (kalau masih bisa diperbaiki) atau dibuang (kalau tidak mungkin diperbaiki). Satu - persatu proses perakitan dilakukan hingga selesai.
Kemudian saya diajak ke bagian pengolahan datanya dan diberi penjelasan mengenai data-data kecacatan yang terjadi. Di situ saya mendapat banyak sekali informasi dan saya bisa melihat secara langsung praktik kerja pengendalian kualitas di sebuah perusahaan. Memang berbeda sekali rasanya jika kita melakukan pengamatan secara langsung jika dibanding dengan belajar di dalam kelas. Untuk terjun secara langsung di tempat kerja, tentu saja kita tidak hanya memerlukan kecerdasan dalam hal hitung-menghitung, tetapi perlu adanya interaksi dengan orang-orang lain. Biasanya kalau dalam soal-soal kuliah kita langsung diberi data mentahnya, kalau dalam praktek kerja kita harus melakukan pengukuran-pengukuran untuk memastikan sendiri kualitas barang yang dihasilkan. Jadi data yang diambil tidak keluar begitu saja, tetapi kita harus mengukur sendiri.
Itulah sekilas cerita mengenai kunjungan saya di PT ARISAMANDIRI PRATAMA. Meskipun hingga saat ini data yang saya dapatkan belum lengkap (rencananya sih, saya akan kembali lagi ke sana dalam waktu dekat ini), tetapi banyak sekali pengalaman yang saya peroleh dari sana.
Sebuah pengalaman yang sangat berharga, bisa melihat secara langsung proses produksi di suatu perusahan besar. Dengan ditemani dan disambut ramah oleh para pekerja di sana. Paling tidak, saya telah mendapat gambaran bagaimana sih kerja seorang Quality Assurance dalam sebuah perusahaan. Apa-apa saja tanggungjawabnya dan bagaimana koordinasi antar bagian sangat diperlukan untuk menghasilkan produk dengan kualitas baik sehingga dana yang dikeluarkan untuk barang ‘defect’ dapat diminimumkan. Sekarang yang tersisa adalah ... kebingungan saya mengolah dan menganalisa data-data yang telah saya dapatkan serta mempersiapkan presentasi di hadapan teman-teman semua.. so, jalani saja dan persiapkan sebaik mungkin! Alhamdulillah






