Minggu, 28 Desember 2008

IMAGINE IT --> TI 2030


Jika di telaah kembali, sebenarnya impian dan khayalan berada dalam dimensi yang berbeda dari realita, tetapi keduanya memberi dampak langsung maupun tidak terhadap kenyataan. Persamaan dari keduanya adalah, aktivitas ini membuat detik di dimensi nyata terlewati begitu saja tanpa sesuatu yang konkrit ..

Jika disikapi dengan positif, efek dari aktivitas ini tentu akan menghasilkan sesuatu yang berpotensi untuk menjadi dahsyat dan besar! Perbedaan antara keduanya adalah impian dapat memotivasi orang untuk menggapai bentuk abstrak dalam dunia nyata.

Seperti komputer yang jenisnya sangat beragam saat ini, mungkin hanya impian sebelumnya, termasuk bagi sang empunya yang membuat pertama kali. Hingga impian itu kemudian memotivasi orang-orang bermental baja itu untuk mewujudkannya dalam dunia nyata.

Melihat teknologi informasi dan komunikasi yang telah begitu maju saat ini, terlintas dalam imajinasi rupa dunia teknologi informasi beberapa puluh tahun ke depan.


Dunia TI dalam imajinasi saya kelak adalah cyberspase atau dunia virtual, dengan akses darimana saja, kapan saja. Di sini, manusia dapat melakukan berbagai hal dengan upaya fisik yang sangat minimum, serasa dunia ada di dalam genggaman tangan. Manusia dapat bekerja, menikmati hiburan, bersosialisasi dan berkelana ke seluruh dunia tanpa harus beranjak dari tempat duduknya. Robot-robot cerdas akan melayani seluruh kebutuhan manusia.

Di masa depan implementasi komputer ada di mobil, di pintu rumah kita, di kulkas, di TV bahkan di Lemari. Mengetik di masa depan merupakan kegiatan paling kuno yang pernah dilakukan, tentu saja kita menulis sesuatu dengan suara, dengan kemampuan aplikasi voice recognition yang semakin canggih, yang mampu mengenali perintah dalam semua bahasa di bumi, tidak mengejutkan jika hal tersebut bisa dilakukan secara sangat akurat dan cepat di masa depan. Bahkan yang lebih canggih komputer akan men-scan otak kita dan menuliskan apa yang kita pikirkan. Jadi, tidak ada lagi hambatan bagi orang-orang yang memiliki keterbatasan dalam hal penglihatan dan pendengaran untuk ikut serta menikmati buah manis kemajuan teknologi.

Di tahun 2030 berkembang teknologi yang mempersembahkan rumah sebagai sebuah sistem robot raksasa yang ramah lingkungan. Mengapa disebut demikian? Karena, aktivitas di dalam rumah mayoritas dilaksanakan oleh sebuah sistem otomatis yang mampu menjalankan keinginan manusia dengan hanya mengucapkan keinginan kita kepada sebuah alat sensor suara.

Sistem ini akan melayani kita dalam berbagai hal, antara lain kebersihan, kesehatan, hiburan, serta aktivitas rutin kita sehari-hari seperti makan, tidur dan mandi sekalipun. Jika kita menyebutkan kata ”sapu” kepada alat sensor suara itu, sistem ini akan menyuruh satu bagian dari perangkat elektrik di dalam rumah itu untuk menyapu bersih seluruh bagian rumah. Tentunya alat ini telah dibuat sedemikian rupa sehingga mampu mengenali yang mana sampah dan yang bukan sampah. Sehingga tugas mbak-mbak asisten kita di rumah sudah diambil alih oleh sistem ini. Sebagai gantinya, tugas asisten kita adalah melakukan perawatan dan pengecekan terhadap kondisi sistem dalam rumah serta menjaga ketersediaan bahan baku untuk makanan dan kesehatan.

Sehingga di tahun 2030 seluruh umat manusia di dunia harus melek teknologi, sebab telah terjadi revolusi besar-besaran. Pembelajaran mengenai teknologi di daerah-daerah tertinggal nantinya akan seperti kejar paket A, kejar paket B, dan kejar paket C sekarang yang diberikan secara cuma-cuma oleh pemerintah.

Teknologi prosesor multi-inti tidak lagi hanya terbatas pada penggunaan dua inti dalam seri Core2Duo, tapi telah berinti banyak, multi-core yang mampu menghasilkan kecepatan komputasi jauh lebih cepat dibanding dual-core, memungkinkan melakukan berbagai aktivitas digital multimedia, termasuk mempersiapkan penggunanya menikmati kemajuan teknologi definisi tinggi dalam tayangan yang lebih tajam, lebih jelas, lebih realistis, dan lebih cepat.

Perkembangan memori dalam teknologi komputer tidak hanya menjadi semakin besar, tapi juga menjadi semakin cepat dan canggih dengan kehadiran teknologi baru, serta kehadiran sistem operasi berbasis grafik yang menuntut cepatnya pengolahan prosesor untuk sementara disimpan di memori. Dengan mengandalkan kemampuan untuk mempercepat keseluruhan proses komputasi, serta memiliki daya tahan terhadap panas untuk mempertahankan kinerja komputer.

Meskipun perkembangan prosessor dan memory begitu hebat di luar sana, nantinya minat akan kedua komponen tersebut akan sangat kecil. Flashdisk sudah tidak lagi digunakan, bahkan mungkin telah dikirim ke museum 'teknologi lama'. Sebab, Setiap orang akan punya folder penyimpanan sendiri pada server Internet--yang secara fisik entah berada di mana. Jika butuh sebuah dokumen digital atau data, seseorang tinggal masuk ke Internet, masuk ke folder pribadinya dan mencari dokumen yang diinginkan.

Orang akan lebih suka melakukan streaming layanan-layanan, seperti film, video, musik, dan peranti lunak melalui Internet langsung ke komputer pribadi, perangkat genggam, dan komputer tablet. Streaming adalah teknik transfer data yang prosesnya berlangsung terus-menerus tanpa perlu mengunduhnya ke dalam hard disk. Dengan teknologi ini, browser atau plug-in yang terdapat pada komputer pengguna bisa mulai menayangkan data sebelum seluruh file ditransmisikan secara komplet. Untuk menggunakan streaming media, kita membutuhkan sebuah server yang sedang "live" dan program pemutar di sisi pengguna untuk menayangkannya. Penggunaan hardisk hanya digunakan sebagai backup data-data yang dirasa sangat privasi dan penting saja.

Untuk PC (Personal Computer) sendiri nantinya hanya akan berupa layar sentuh yang dilengkapi dengan alat sensor suara, sensor bau, sensor sentuhan, sensor rasa seperti indera pengecap kita, dan seperangkat alat seperti modem yang merupakan satu bagian dari PC itu sendiri. Untuk menghubungkan kita dengan internet, pada saat kita menyebut kata “hidup”, maka modem tsb akan langsung menghubungi di mana BIOS kita berada.

Yah, mungkin untuk sekarang teknologi seperti ini hanya imajinasi saja. Meskipun terlihat aneh dan impossible, tapi siapa tahu impian menjadi kenyataan. Untuk sekarang, kita siap-siap saja dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat. Semoga pada masa itu, Indonesia bukan hanya menjadi follower di bidang teknologi.

Nb:
tman,, comment lg ya.. di "Write a riview" bwah ni. Jgn lp star rating jg.
thanks vote-nya..






0 tanggapan pembaca ^_^:

Poskan Komentar

 
Copyright 2011 HandsLife. Designed by Cute Templates Blogger.
Thanks to: Link 1, Link 2, Link 3.