Jumat, 24 Juni 2011

E-Commerce

Terdapat beberapa pengertian e-commerce menurut berbagai sumber:
Yang pertama pada website ECARM (The Society For Electronic Commerce And Rights Management) dijelaskan bahwa e-commerce secara umum menunjukkan seluruh bentuk transaksi yang berhubungan dengan aktifitas-aktifitas perdagangan, termasuk organisasi dan perorangan yang berdasarkan pada pemrosesan dan transmisi data digital termasuk teks, suara, dan gambar-gambar visual.

Yang kedua menurut Robert E. Johnson, III (http://www.cimcor.com), e-commerce merupakan suatu tindakan melakukan transaksi bisnis secara elektronik dengan menggunakan internet sebagai media komunikasi yang paling utama.

Sedangkan menurut Gary Coulter dan John Buddemeir (E-commerce Outline): e-commerce berhubungan dengan penjualan, periklanan, pemesanan produk, yang semuanya dikerjakan melalui internet. Beberapa perusahaan memilih untuk menggunakan kegiatan bisnis ini sebagai tambahan metode bisnis tradisional, sementara yang lainnya menggunakan internet secara eksklusif untuk mendapatkan para pelanggan yang berpotensi.

Situs-situs di internet dapat dikelompokkan ke dalam tiga level berdasarkan jumlah dan jenis fasilitas e-commerce yang tersedia, yaitu:
LEVEL I (information websites) :
Website-website yang masuk ke dalam level ini telah mengandung informasi yang ditransfer oleh perusahaan kepada pelanggannya. Informasi yang ditampilkan berupa produk-produk, baik berupa barang maupun jasa yang ditawarkan.
LEVEL II (websites with limited interactive facilities) :
Website-website yang termasuk ke dalam level ini telah memiliki fasilitas pada Level I serta fasilitas-fasilitas yang memungkinkan pelanggan untuk berhubungan (berkomunikasi) secara timbal-balik dengan perusahaan. Sarana komunikasi dua arah ini dapat berupa surat elektronik (email).
LEVEL III (E-COMMERCE Sale):
Website-website yang masuk ke dalam level ini menyediakan fasilitas lengkape-commerce yang mencakup fasilitas-fasilitas pada level I & II serta layanan pemesanan barang secara online dengan pembayaran melalui proses transfer uang

Melalui e-commerce ini sebenarnya perusahaan memiliki kesempatan dalam membina hubungan dengan pelanggannya untuk lebih baik. Misalnya saja, sebuah rumah sakit dapat memberikan suatu nilai kepada pelanggannya dengan memberikan fasilitas contact via email untuk memberikan masukan-masukan. Hal lain yang mungkin dirasa oleh pihak rumah sakit kurang berarti adalah informasi mengenai ketersediaan kamar, harga, fasilitas serta dokter jaga (seperti pada website rumahsakit Medistra). Informasi-informasi ini jika selalu di update akan sangat berguna bagi pelanggan yang hendak menggunakan jasa rumah sakit tersebut. Terlebih jika rumah sakit memberikan fasilitas booking kamar secara online (dengan persyaratan-persyaratan tertentu).

Kalo kata Pak Dosen saya sih...pelanggan itu akan menjadi loyal jika kita bisa memberikan "NILAI" pada mereka.

Source:
1. Gupta, Himani (et.al.), How Do Welsh Tourism-SME Websites Approach Customer Relationship Management?, Cardiff: Welsh School of Hospitality, Tourism and Leisure Management, University of Wales Institute
2. Tugas Customer Relationship Management

0 tanggapan pembaca ^_^:

Poskan Komentar

 
Copyright 2011 HandsLife. Designed by Cute Templates Blogger.
Thanks to: Link 1, Link 2, Link 3.