Jumat, 30 Desember 2011

Mengenal Riset Operasi (Operational Research): Materi Kuliah Semester 3


Riset operasional yang lebih dikenal dengan operation research atau quantitative analysis merupakan serangkaian kegiatan analisis dan pemodelan matematik untuk keperluan pengambilan keputusan (decision making). Banyak persoalan manajerial di suatu organisasi atau perusahaan yang berkaitan dengan proses pengambilan keputusan.

Meskipun tujuan utama riset operasional ini adalah mendaptkan solusi optimal. Namun, dalam praktek manajerial lebih dipentingkan solusi yang memuaskan (satisficing). Keputusan dalam bisnis masih lebih banyak ditentukan oleh perilaku sang pengambil keputusan. Meskipun demikian, analisis kuantitatif dan sistematik tetap dibutuhkan sebagai dasar argumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan secara rasional. Oleh sebab itulah kita memerlukan riset operasional sebagai salah satu tools untuk membantu dalam proses pengambilan keputusan di dalam perusahaan.

Sebagai suatu teknik pengambilan keputusan masalah, penelitian operasional harus dipandang sebagai suatu ilmu dan seni. Aspek ilmu terletak pada penggunaan teknik-teknik dan algoritma-algoritma matematik untuk memecahkan persoalan yang dihadapi; sedangkan aspek seninya terletak dalam kreativitas dan kemampuan operator dalam menganalisis sistem untuk pengambilan keputusan (the art of balancing).

Riset operasional mencakup:
1. Analsis Keputusan (MCDM, AHP, Analisis Keputusan dalam Ketidakpastian, serta FUngsi BORDA)
2. Programa Linier (Metode grafik, Simpleks, Dua Fasa, Primal Dual)
3. Programa Integer
4. Programa Dinamis
5. Goal Programming
6. Metode Transportasi
7. Teori Antrian dan Simulasi, Teori Permainan, dan Rantai Markov

Salah satu contoh pemanfaatan riset operasional dalam pengambilan keputusan di dalam perusahaan furniture adalah dalam mengatasi masalah pemotongan papan kayu untuk meminimalisir jumlah limbah yang muncul pada departemen pemotongan. Dengan menggunakan pemodelan matematis yang sesuai dengan kondisi sistem yang ada dan analisis terhadap model tersebut, manajer dapat mengambil keputusan yang lebih rasional dan meminimalisir ketidakpastian. Untuk pemahaman lebih lanjut mengenai studi kasus dan model matematis dalam riset operasional ini dapat di download pada link berikut --> RESUME JURNAL "A CARPENTRY CUTTING STOCK PROBLEM: A CASE STUDY FOR PLANKS CUTTING IN ZIMBABWE"

Referensi:
1. Cathrine, dkk. (2011). A Carpentry Cutting Stock Problem: A Case Study For Planks Cutting In Zimbabwe. Journal Of Sustainable Development In Africa.
2. Dimyati, Tjutju Tarliah and Ahmad Dimyati. (2006). Operation Research: Model-model Pengambilan Keputusan. Sinar Baru Algesindo. Bandung.
3. Noer, Bustanul Arifin. (2010). Belajar Mudah Riset Operasional. ANDI. Yogyakarta

0 tanggapan pembaca ^_^:

Poskan Komentar

 
Copyright 2011 HandsLife. Designed by Cute Templates Blogger.
Thanks to: Link 1, Link 2, Link 3.